Mengenal Perbedaan Reseller dan Dropship

Mengenal Perbedaan Reseller dan Dropship
Berbicara bisnis online, tentu tidak ada habisnya. Dalam dunia bisnis online kita sering mendengar istilah reseller dan dropship.

Mengenal Perbedaan Reseller dan Dropship – Ada banyak yang menganggap kedua istilah tersebut sama. Kenyataannya reseller dan dropship sangat berbeda.

Perlu kamu ketahui bahwa keuntungan dari seorang reseller dapat mencapai 30%-50% dari setiap pembelian satu produk. Selain itu, untuk dropship keuntungannya mencapai 20%-30% dari setiap pembelian barang.

Meskipun ada yang menganggap kedua istilah ini merupakan pekerjaan yang sama. Dalam kenyataannya pekerjaan ini sangat berbeda baik dari cara kerja, keuntungan, kerugian, kebutuhan modal, strategi pemasaran dan lain sebagainya.

Baca juga : 4 Tipe Influencer yang Perlu Kamu Ketahui!

Maka dari itu, sebelum kamu memutuskan untuk bisnis online, sebaiknya kamu harus mengetahui terlebih dahulu mengenai perbedaan reseller dan dropship. Dengan kamu memahami perbedaan reseller dan dropship, kamu akan lebih mudah untuk memilih metode bisnis online yang tepat.

Sebab setiap orang pasti memiliki kebutuhan tersendiri. Ada yang berbisnis online hanya karena ingin menambah uang atau sebagai penghasilan tambahan saja. Kemudian, ada juga yang berbisnis online sebagai pekerjaan utama dan lain sebagainya.

Dengan memilih metode bisnis online yang tepat, maka tujuan kamu akan tercapai. Yuuk Mengenal Perbedaan Reseller dan Dropship yang perlu kamu katahui.

1. Cara Kerja

Mengenal Perbedaan Reseller dan Dropship

Perbedaan pertama yang perlu kamu ketahui adalah cara kerja. Pada umumnya reseller akan membeli barang yang akan ia jual dari suplier dengan harga yang lebih murah.

Terlebih lagi jika reseller tersebut sudah bekerja sama dengan supplier maka reseller tersebut akan mendapatkan barang dengan harga yang sangat murah. Keuntungan yang didapatkan juga akan semakin besar.

Sementara dropship hanya perlu bekerja sama dengan supplier. Kemudian pelaku dropship akan mempromosikan barang dagangannya melalui media sosial atau marketplace.

Jika ada konsumen yang membeli produk kamu, maka produk tersebut akan dikirimkan langsung dari supplier. Seorang  dropship hanya bertugas untuk mempromosikan barang dagangan saja, jika ada konsumen yang membeli maka, kamu tidak perlu memikirkan pengemasan dan pengiriman. Semua itu sudah dilakukan oleh pihak supplier.

2. Kebutuhan Modal

Keuntungan Tiktok Shop sebagai Media Promosi

Kebutuhan modal antara supplier dan dropship tentu saja berbeda. Cara kerjanya pun berbeda tentu saja kebutuhan modalnya juga berbeda.

Pelaku reseller memiliki kebutuhan modal yang lebih banyak jika dibandingkan dengan dropship. Kebutuhan modal pelaku reseller antara lain, uang untuk membeli barang dari supplier, ruang untuk penyimpanan, kebutuhan pengemasan untuk pengiriman, jaringan internet, laptop atau komputer untuk operasional.

Baca juga : Keuntungan Tiktok Shop sebagai Media Promosi

Sedangkan untuk bisnis dropship memiliki kebutuhan modal yang lebih sedikit. Hal ini karena hampir semua kebutuhan bisnis dilakukan oleh suplier, kamu hanya cukup mempromosikan barang dagangan kamu.

Kebutuhan modal yang dibutuhkan oleh pelaku dropship cukup jaringan internet yang stabil kemudian handphone atau laptop untuk operasional. Dengan kebutuhan modal yang sedikit, tidak heran banyak orang yang tertarik untuk memulai bisnis dropship.

3. Keuntungan

Mengenal Perbedaan Reseller dan Dropship

Jika dilihat dari cara kerja dan modal saja sudah berbeda apalagi keuntungan yang akan kamu dapatkan. Baik bisnis reseller dan bisnis dropship memiliki keuntungan dari penjualan barang.

Namun, besaran keuntungan antara bisnis reseller dan bisnis dropship tentu saja berbeda. Sebab cara kerja dan kebutuhan modalnya saja sudah berbeda.

Bisnis reseller pada umumnya memiliki keuntungan yang jauh lebih tinggi. Sebab pelaku bisnis reseller dapat bebas menentukan harga jual produk mereka. Selain itu pelaku bisnis reseller mendapatkan harga barang dari supplier yang jauh lebih murah jika kamu sudah memiliki kerjasama yang baik.

Sedangkan keuntungan dari bisnis dropship cenderung terbatas. Penyebabnya ialah karena saat ini persaingan bisnis online sangat ketat. Sehingga banyak pelaku dropship yang memasang harga rendah.

4. Strategi Pemasaran

4 Tips Marketing Menggunakan Aplikasi WhatsApp

Strategi pemasaran bisnis reseller dengan dropship juga berbeda. Jika pada bisnis reseller, kamu memiliki stok barang maka kamu dapat memasarkannya secara online maupun offline.

Terlebih lagi, jika kamu memiliki toko offline sendiri. Kamu dapat menjangkau konsumen sekitar lingkungan terdekat kamu. Kemudian pemasaran secara online untuk menjangkau konsumen jauh.

Baca juga :  Mengenal Kekurangan Tiktok Shop

Berbeda dengan bisnis reseller yang dapat memasarkan produknya secara online dan offline. Pada pelaku bisnis dropship hanya dapat memasarkan produknya melalui online saja.

Sebab bisnis dropship tidak memiliki stok barang sama sekali. Jadi kamu hanya dapat menjualnya secara online.

Begitu ada orang yang tertarik untuk membeli barang yang kamu jual. Maka supplier yang akan mengemasi hingga mengirim ke konsumen.

5. Resiko

Tantangan yang Harus Dihadapi Pembisnis

Potensi resiko merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari bisnis. Hal ini juga terjadi pada bisnis reseller maupun bisnis dropship.

Salah satu resiko yang di takuti oleh pelaku bisnis reseller adalah barang yang menumpuk karena tidak laku dijual. Bayangkan saja jika kamu sudah mengeluarkan modal untuk membeli stok barang.

Kemudian barang yang kamu jual tidak laku. Tentunya hal ini dapat merugikan diri kamu dan bisnis kamu bukan.

Sedangkan pada bisnis dropship memiliki resiko yang lebih rendah. Sebab bisnis dropship tidak  memiliki stok barang.

Resiko yang dihadapi bisnis dropship mengenai kepercayaan pelanggan. Sebab kamu sendiri tidak memiliki stok barang yang kamu jual. Jika ada konsumen yang kecewa dengan barang yang kamu kirim maka, konsumen menjadi tidak percaya dengan kualitas bisnis kamu. Oleh sebab itu, kamu harus memilih supplier yang memiliki pelayanan dan kualitas produk yang baik.

Sebagai pelaku bisnis, kamu juga harus mengikuti perkembangan zaman. Salah satunya adalah dengan memiliki website toko online. Gak usah pusing-pusing untuk membuat website toko online. Sebab Aplikasir dapat membantu kamu membuat toko online dalam hitungan detik. Buat toko 24 jam hanya dengan menggunakan Aplikasir.

Aplikasir juga dapat digunakan dalam mode offline. Sebaiknya, gunakan mode offline ini hanya pada saat keadaan darurat saja misalnya pada saat wifi internet kamu sedang bermasalah atau kamu kehabisan paket data.

Mengenal Perbedaan Reseller dan Dropship – Mode offline ini hanya dapat digunakan dengan menggunakan handphone. Jangan khawatir lagi untuk kehabisan ruang penyimpanan pada saat menggunakan Aplikasir. Sebab Aplikasir merupakan Aplikasi yang ringan dan tidak memakan banyak ruang penyimpanan.

Kini Aplikasir juga dapat digunakan digunakan dalam mode offline. Penggunaan mode offline hanya dapat digunakan pada handphone. Namun, mode offline ini dapat digunakan pada saat hanya dalam keadaan darurat saja. Jumlah maksimal data penjualan, pemasukan lain, dan pengeluaran dalam mode offline maksimal 50.

Aplikasir ini sangat cocok untuk berbagai kepentingan usaha  seperti UMKM, mini market, online shop, toko pakaian, toko retail, restoran atau rumah makan dan lain sebagainya. Berbisnis menjadi lebih mudah dengan menggunakan Aplikasir.

Dwonload Aplikasir sekarang juga di playstore kamu dan nikmati 30 hari pemakaian gratis. Aplikasir membuat bisnis kamu menjadi semakin untung.

Website: https://www.aplikasir.com
Email: halo@aplikasir.com
Facebook: https://www.facebook.com/aplikasir.id
Instagram: https://www.instagram.com/aplikasir.id
Playstore: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aplikasir.android
wa.me/6289655003100

You May Also Like
5 Trik Menyusun Keuangan Pribadi

5 Trik Menyusun Keuangan Pribadi

Memiliki kehidupan yang lebih baik di masa yang mendatang merupakan impian banyak orang. Impian tersebut dapat kamu wujudkan dengan menyusun keuangan pribadi kamu. 5 Trik Menyusun Keuangan Pribadi – Terlebih…
5 Keuntungan Menggunakan Aplikasi Kasir Pintar

5 Keuntungan Menggunakan Aplikasi Kasir Pintar

Menjalankan sebuah bisnis menuntuk Anda untuk bekerja dengan cepat dan tepat. Terlebih lagi jika bisnis Anda sudah dalam skala yang besar. 5 Keuntungan Menggunakan Aplikasi Kasir Pintar – Oleh karena…
Manfaat Aplikasi Kasir Dalam Bisnis Masa Kini

Manfaat Aplikasi Kasir Dalam Bisnis Masa Kini

Kasir merupakan pegawai yang bertugas membantu konsumen dalam proses transaksi. Sejalan dengan kemajuan zaman saat ini banyak perusahaan rintisan starup yang meluncurkan aplikasi kasir. Manfaat Aplikasi Kasir Dalam Bisnis Masa…
Menjelang Lebaran Ikuti Trend Bisnis Berikut Ini

Menjelang Lebaran Ikuti Trend Bisnis Berikut Ini

Menjelang lebaran tiba akan banyak bisnis yang mengalami peningkatan penjualan. Tidak terasa lebaran  sebentar lag. Kini banyak orang yang mulai mempersiapkan kebutuhan lebaran. Menjelang Lebaran Ikuti Trend Bisnis Online Berikut…