Mengenal Perbedaan Reseller dan Dropship

Mengenal Perbedaan Reseller dan Dropship
Berbicara bisnis online, tentu tidak ada habisnya. Dalam dunia bisnis online kita sering mendengar istilah reseller dan dropship.

Mengenal Perbedaan Reseller dan Dropship – Ada banyak yang menganggap kedua istilah tersebut sama. Kenyataannya reseller dan dropship sangat berbeda.

Perlu kamu ketahui bahwa keuntungan dari seorang reseller dapat mencapai 30%-50% dari setiap pembelian satu produk. Selain itu, untuk dropship keuntungannya mencapai 20%-30% dari setiap pembelian barang.

Meskipun ada yang menganggap kedua istilah ini merupakan pekerjaan yang sama. Dalam kenyataannya pekerjaan ini sangat berbeda baik dari cara kerja, keuntungan, kerugian, kebutuhan modal, strategi pemasaran dan lain sebagainya.

Baca juga : 5 Cara Mengatasi Kecanduan Belanja Online

Maka dari itu, sebelum kamu memutuskan untuk bisnis online, sebaiknya kamu harus mengetahui terlebih dahulu mengenai perbedaan reseller dan dropship. Dengan kamu memahami perbedaan reseller dan dropship, kamu akan lebih mudah untuk memilih metode bisnis online yang tepat.

Sebab setiap orang pasti memiliki kebutuhan tersendiri. Ada yang berbisnis online hanya karena ingin menambah uang atau sebagai penghasilan tambahan saja. Kemudian, ada juga yang berbisnis online sebagai pekerjaan utama dan lain sebagainya.

Dengan memilih metode bisnis online yang tepat, maka tujuan kamu akan tercapai. Yuuk Mengenal Perbedaan Reseller dan Dropship yang perlu kamu katahui.

1. Cara Kerja

Mengenal Perbedaan Reseller dan Dropship

Perbedaan pertama yang perlu kamu ketahui adalah cara kerja. Pada umumnya reseller akan membeli barang yang akan ia jual dari suplier dengan harga yang lebih murah.

Terlebih lagi jika reseller tersebut sudah bekerja sama dengan supplier maka reseller tersebut akan mendapatkan barang dengan harga yang sangat murah. Keuntungan yang didapatkan juga akan semakin besar. Sementara dropship hanya perlu bekerja sama dengan supplier. Kemudian pelaku dropship akan mempromosikan barang dagangannya melalui media sosial atau marketplace.

Jika ada konsumen yang membeli produk kamu, maka produk tersebut akan dikirimkan langsung dari supplier. Seorang  dropship hanya bertugas untuk mempromosikan barang dagangan saja, jika ada konsumen yang membeli maka, kamu tidak perlu memikirkan pengemasan dan pengiriman. Semua itu sudah dilakukan oleh pihak supplier.

2. Kebutuhan Modal

Keuntungan Tiktok Shop sebagai Media Promosi

Kebutuhan modal antara supplier dan dropship tentu saja berbeda. Cara kerjanya pun berbeda tentu saja kebutuhan modalnya juga berbeda. Pelaku reseller memiliki kebutuhan modal yang lebih banyak jika dibandingkan dengan dropship. Kebutuhan modal pelaku reseller antara lain, uang untuk membeli barang dari supplier, ruang untuk penyimpanan, kebutuhan pengemasan untuk pengiriman, jaringan internet, laptop atau komputer untuk operasional.

Baca juga : 5 Kiat Bisnis Online Shop Fashion Muslimah

Sedangkan untuk bisnis dropship memiliki kebutuhan modal yang lebih sedikit. Hal ini karena hampir semua kebutuhan bisnis dilakukan oleh suplier, kamu hanya cukup mempromosikan barang dagangan kamu.

Kebutuhan modal yang dibutuhkan oleh pelaku dropship cukup jaringan internet yang stabil kemudian handphone atau laptop untuk operasional. Dengan kebutuhan modal yang sedikit, tidak heran banyak orang yang tertarik untuk memulai bisnis dropship.

3. Keuntungan

Mengenal Perbedaan Reseller dan Dropship

Jika dilihat dari cara kerja dan modal saja sudah berbeda apalagi keuntungan yang akan kamu dapatkan. Baik bisnis reseller dan bisnis dropship memiliki keuntungan dari penjualan barang.

Namun, besaran keuntungan antara bisnis reseller dan bisnis dropship tentu saja berbeda. Sebab cara kerja dan kebutuhan modalnya saja sudah berbeda.

Bisnis reseller pada umumnya memiliki keuntungan yang jauh lebih tinggi. Sebab pelaku bisnis reseller dapat bebas menentukan harga jual produk mereka. Selain itu pelaku bisnis reseller mendapatkan harga barang dari supplier yang jauh lebih murah jika kamu sudah memiliki kerjasama yang baik.

Sedangkan keuntungan dari bisnis dropship cenderung terbatas. Penyebabnya ialah karena saat ini persaingan bisnis online sangat ketat. Sehingga banyak pelaku dropship yang memasang harga rendah.

4. Strategi Pemasaran

4 Tips Marketing Menggunakan Aplikasi WhatsApp

Strategi pemasaran bisnis reseller dengan dropship juga berbeda. Jika pada bisnis reseller, kamu memiliki stok barang maka kamu dapat memasarkannya secara online maupun offline.

Terlebih lagi, jika kamu memiliki toko offline sendiri. Kamu dapat menjangkau konsumen sekitar lingkungan terdekat kamu. Kemudian pemasaran secara online untuk menjangkau konsumen jauh.

Baca juga : Cara Kreatif Melunasi Hutang dengan Cepat

Berbeda dengan bisnis reseller yang dapat memasarkan produknya secara online dan offline. Pada pelaku bisnis dropship hanya dapat memasarkan produknya melalui online saja.

Sebab bisnis dropship tidak memiliki stok barang sama sekali. Jadi kamu hanya dapat menjualnya secara online.

Begitu ada orang yang tertarik untuk membeli barang yang kamu jual. Maka supplier yang akan mengemasi hingga mengirim ke konsumen.

5. Resiko

Tantangan yang Harus Dihadapi Pembisnis

Potensi resiko merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari bisnis. Hal ini juga terjadi pada bisnis reseller maupun bisnis dropship.

Salah satu resiko yang di takuti oleh pelaku bisnis reseller adalah barang yang menumpuk karena tidak laku dijual. Bayangkan saja jika kamu sudah mengeluarkan modal untuk membeli stok barang.

Kemudian barang yang kamu jual tidak laku. Tentunya hal ini dapat merugikan diri kamu dan bisnis kamu bukan.

Sedangkan pada bisnis dropship memiliki resiko yang lebih rendah. Sebab bisnis dropship tidak  memiliki stok barang.

Resiko yang dihadapi bisnis dropship mengenai kepercayaan pelanggan. Sebab kamu sendiri tidak memiliki stok barang yang kamu jual. Jika ada konsumen yang kecewa dengan barang yang kamu kirim maka, konsumen menjadi tidak percaya dengan kualitas bisnis kamu. Oleh sebab itu, kamu harus memilih supplier yang memiliki pelayanan dan kualitas produk yang baik.

Sebagai pelaku bisnis, kamu juga harus mengikuti perkembangan zaman. Salah satunya adalah dengan memiliki website toko online. Gak usah pusing-pusing untuk membuat website toko online. Sebab Aplikasir dapat membantu kamu membuat toko online dalam hitungan detik. Buat toko 24 jam hanya dengan menggunakan Aplikasir.

Aplikasir juga dapat digunakan dalam mode offline. Sebaiknya, gunakan mode offline ini hanya pada saat keadaan darurat saja misalnya pada saat wifi internet kamu sedang bermasalah atau kamu kehabisan paket data.

Mengenal Perbedaan Reseller dan Dropship – Mode offline ini hanya dapat digunakan dengan menggunakan handphone. Jangan khawatir lagi untuk kehabisan ruang penyimpanan pada saat menggunakan Aplikasir. Sebab Aplikasir merupakan Aplikasi yang ringan dan tidak memakan banyak ruang penyimpanan.

Aplikasi kasir POS (Point of Sale) dengan fitur lengkap untuk semua jenis usaha anda. Membantu anda mengelola toko dan meningkatkan penjualan dengan mudah.

Aplikasi kasir yang mudah digunakan dan sesuai dengan usaha anda. Dengan aplikasir jualan semakin mudah dan untung bertambah.

Aplikasir membantu mengembangkan usaha anda. Jalankan usaha dan pantau transaksi secara realtime dari mana saja. Kontrol akses kasir dan dapatkan laporan langsung ke handphone anda. Aplikasir adalah solusi untuk semua kebutuhan usaha anda.

Download Aplikasir
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aplikasir.android

Website: https://www.aplikasir.com
Youtube: https://www.youtube.com/c/aplikasir
Facebook: https://www.facebook.com/aplikasir.id
Instagram: https://www.instagram.com/aplikasir.id

You May Also Like
4 Cara Untung Belanja Online Bikin Dompet Aman

4 Cara Untung Belanja Online Bikin Dompet Aman

Siapa sih yang tidak mengenal belanja online. Hampir semua orang kini sudah mengenal belanja online. 4 Cara Untung Belanja Online Bikin Dompet Aman – Belanja merupakan kegiatan yang menyenangkan karena kita dapat membeli…
Mengenal Jauh Lebih Dekat 5 Konsep Pemasaran

Mengenal Jauh Lebih Dekat 5 Konsep Pemasaran

Persaingan bisnis yang semakin ketat membuat banyak pelaku bisnis melakukan berbagai cara untuk dapat mempromosikan bisnisnya. Pelaku bisnis saling berlomba-lomba untuk menarik banyak pelanggan. Mengenal Jauh Lebih Dekat 5 Konsep…
Trik Mengantisipasi Dampak Banjir Bagi Bisnis

Trik Mengantisipasi Dampak Banjir Bagi Bisnis

Akhir tahun merupakan waktu dimana Indonesia rentan terkena bencana banjir. Sekitar bulan Desember hingga Januari intensitas hujan tinggi banyak melanda daerah Indonesia. Trik Mengantisipasi Dampak Banjir Bagi Bisnis – Banyak…